Ia menjelaskan, keberangkatan seperti itu sangat berisiko. Banyak kasus PMI ilegal mengalami eksploitasi, tidak digaji, hingga menjadi korban perdagangan orang.
“Satgas ini akan menjadi ujung tombak pencegahan. Sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat,” tambah Moeh Ramdani.
Menanggapi hasil diskusi tersebut, Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri menyampaikan dukungan penuh terhadap pembentukan Satgas PMI. Ia menilai, perlindungan terhadap pekerja migran harus dimulai dari daerah asal.
“Kami mendukung pembentukan Satgas ini. Ini bentuk kepedulian terhadap warga Rejang Lebong yang ingin bekerja di luar negeri,” ujar Bupati Fikri dalam forum itu.













