“Kita tetap mensyukuri perbedaan pemahaman ini, namun tidak kita besar-besarkan perbedaan, kita satukan kebersamaannya karena inilah Umat Islam di Indonesia dan di mana-mana” Sampainya
Lebih lanjut Prof Lukman yang merupakan Akademisi di Institut Agama Negeri (IAIN) Curup menambahkan, untuk pelaksanakaan Salat Ied ini mengikuti maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Nomor ; 1/MLM/1.0E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H.
“Untuk penentuan lebaran, Muhammadiyah menggunakan hisab, makanya bisa ditentukan, termasuk penetapan Idul Fitri beberapa tahun kedepan sudah ditentukan. Sementara Pemerintah dan Ormas lain mengunakan rukyat” imbuhnya.













