”Tahunya sekitar jam 7, pas kami baru buka toko. Awal mulanya nengok pintu belakang tu la jebol, baru tahu ada maling pas nengok rokok tu sudah banyak kosong” ucap Agung menceritakan.
Setelah mendapati tokonya telah disatroni maling, dirinya pun melaporkan kejadian tersebut ke atasan, dan kemudian lansung memeriksa brankas toko dan mengecek pintu bagian atas toko yang telah terbuka dijebol maling.
”Kemudian pas datang anak toko (karyawan), kami lansung cek atas, di atas juga pintu juga bobol (terbuka)” imbuhnya.













